Setelah lebih dari tiga dekade menjadi tulang punggung internasionalisasi perangkat lunak open source, proyek GNU gettext resmi merilis versi stabil 1.0 pada 29 Januari 2026. Milestone simbolis ini menandai babak baru bagi kerangka kerja yang telah digunakan oleh ribuan proyek, mulai dari GNOME dan...
Pengembang sistem Linux kini punya rilis peralatan baru yang lebih canggih dan aman untuk mengelola sistem operasi, yaitu systemd versi 256 telah resmi dirilis. Projek inti yang menjadi tulang punggung distribusi Linux modern ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, mulai dari pengelolaan vers...
Bagi para pengguna Linux yang sering berurusan dengan terminal, memilih editor teks bisa jadi dilema, misalnya Vim dan Neovim powerful tapi curam kurva belajarnya, Emacs fleksibel tapi boros memori, sementara VS Code modern namun lambat, apalagi saat membuka file besar. Kini, hadir solusi baru, yait...
Bagi Anda yang aktif menggunakan aplikasi penerbitan desktop (DTP) berbasis open-source, ada kabar baik dari dunia Scribus. Tim pengembang Scribus baru saja merilis versi terbaru dari seri stabilnya, yaitu Scribus 1.6.5. Rilis ini datang hampir delapan bulan setelah versi sebelumnya, 1.6.4, dan me...
Setelah delapan tahun menggunakannya secara internal, Snapchat akhirnya membuka kerangka kerja antarmuka pengguna (UI) buatannya, yaitu Valdi, untuk komunitas pengembang global. Valdi, yang telah menjadi tulang punggung pengembangan antarmuka di berbagai platform Snapchat sejak 2017, kini hadir se...
Setelah empat tahun pengembangan, OASIS Open secara resmi merilis versi terbaru dari OpenDocument Format (ODF) 1.4, bertepatan dengan perayaan 20 tahun ODF sebagai standar OASIS. Rilis kali ini membawa sejumlah peningkatan signifikan yang bertujuan memperkuat interoperabilitas lintas platform serta...
Jika Anda pernah menggunakan perintah seperti ls, cp, date, atau rm di Linux, maka Anda sudah menggunakan GNU Coreutils—kumpulan alat dasar yang menjadi fondasi sistem operasi berbasis GNU/Linux. Kini, proyek ini merilis versi terbarunya, yaitu GNU Coreutils 9.9, dengan sejumlah perbaikan pe...
Fedora Linux 43 resmi dirilis hari ini, membawa sejumlah langkah besar yang menandai komitmen distribusi ini terhadap masa depan Linux yang lebih bersih, cepat, dan aman. Yang paling mencolok sesi desktop GNOME kini sepenuhnya berjalan di Wayland, mengakhiri era dukungan X11 dan memperkuat fondasi g...
Komunitas pengguna perangkat lunak perkantoran kini tengah bersemangat menyambut rilis baru aplikasi perkantoran sumber terbuka tandingan dari LibreOffice. ONLYOFFICE, platform open-source terkemuka untuk pengolahan dokumen dan kolaborasi tim, baru saja merilis versi terbarunya: ONLYOFFICE Docs 9.1...
ROCm adalah singkatan dari Radeon Open Compute, yaitu sebuah software stack (rangkaian perangkat lunak) yang dikembangkan oleh AMD. Tujuannya: menyediakan alat-alat yang memudahkan pemrogram (developer) menggunakan GPU AMD tidak hanya untuk grafis, tetapi juga untuk keperluan komputasi yang sang...
Pemerintah negara bagian Schleswig-Holstein, Jerman, baru saja membuat langkah besar: mereka resmi beralih dari sistem email Microsoft Exchange dan Outlook ke open source! Mulai sekarang, seluruh komunikasi email di instansi pemerintahan tersebut dijalankan lewat Open-Xchange dan Thunderbird.
Arduino kembali membuat kejutan! Kali ini lewat Arduino UNO Q, papan pengembangan (development board) terbaru yang tidak hanya bisa membaca sensor atau mengontrol motor, akan tetapi juga bisa menjalankan sistem operasi Linux dan bahkan model AI ringan.
Fungsi adalah suatu “blok” kode yang dapat dipakai ulang untuk melakukan tugas tertentu. Dengan fungsi, program jadi lebih terstruktur, mudah di-maintenance, dan menghindari duplikasi kode.
Python merupakan bahasa pemrograman yang dinilai sudah mature, sehingga fitur seperti struktur kontrol juga sudah tersedia dengan sangat baik. Namun demikian, penggunaannya terkadang dinilai sulit secara logika. Oleh sebab itu, pada bagian ini kita akan membahas mengenai bagaimana mengontrol alur program di Python.
Canonical secara resmi telah meluncurkan Ubuntu 25.10 dengan nama kode "Oracular Oriole" pada tanggal 9 Oktober 2025. Rilis terbaru dari sistem operasi populer ini membawa serangkaian pembaruan signifikan, termasuk lingkungan desktop GNOME 49 yang lebih modern, Kernel Linux 6.11, dan peningkatan besar pada aplikasi inti serta manajemen perangkat lunak.