CachyOS, distribusi Linux berbasis Arch yang dikenal karena optimasi performa dan antarmuka pengguna yang modern, kembali meluncurkan rilis terbarunya untuk November 2025. Kali ini merupakan rilis ketujuh yang dikeluarkan tim pengembang dalam tahun ini, dan membawa sejumlah peningkatan signifikan, mulai dari aksesibilitas, integrasi desktop, hingga dukungan perangkat keras terkini.
Salah satu sorotan utama rilis ini adalah komitmen CachyOS terhadap inklusivitas. Untuk pertama kalinya, ISO instalasi CachyOS kini dilengkapi dengan Orca, pembaca layar open-source, dan espeak-ng, mesin sintesis suara berbasis teks. Kehadiran dua komponen ini memungkinkan pengguna dengan gangguan penglihatan untuk lebih mudah menavigasi proses instalasi sistem operasi, menjadikan CachyOS lebih ramah bagi semua kalangan.
Dari sisi infrastruktur sistem, CachyOS kini mengaktifkan hook “systemd” pada mkinitcpio untuk konfigurasi yang didukung. Fitur ini meningkatkan integrasi sistem dengan systemd, meski secara otomatis dinonaktifkan jika pengguna memilih sistem berkas ZFS atau Bcachefs yang belum sepenuhnya kompatibel. Untuk pengguna Bcachefs, CachyOS kini secara otomatis menginstal paket bcachefs-dkms, yang menyediakan modul kernel berbasis DKMS untuk dukungan yang lebih stabil dan terintegrasi.
Tak kalah penting, CachyOS memperluas dukungan terhadap lingkungan desktop modern. Instalernya kini siap mendukung Plasma Login Manager (PLM) sebagai calon pengganti SDDM di masa depan, serta Cosmic Greeter, antarmuka login yang dirancang khusus untuk desktop COSMIC dari System76. Meski PLM belum diaktifkan secara default karena kurangnya integrasi dengan pengaturan KDE, Cosmic Greeter sudah siap digunakan sebagai layar masuk bawaan pada instalasi COSMIC.
Untuk pengguna dengan perangkat berbasis GPU Intel, rilis ini membawa peningkatan signifikan pada pengalaman akselerasi video. Paket Intel Media SDK dan oneVPL GPU Runtime (vpl-gpu-rt) kini diinstal secara otomatis pada sistem dengan GPU Intel yang kompatibel, memperkuat kemampuan pemrosesan media dan rendering video.
Di sisi perangkat keras, CachyOS November 2025 menambahkan dukungan resmi untuk ASUS ROG Ally dan ROG Ally X, dua handheld gaming populer berbasis Windows yang kini semakin diminati komunitas Linux. Selain itu, dukungan terhadap driver lama NVIDIA seri 390xx telah dihentikan, dan GPU generasi Fermi kini dialihkan ke Nouveau NvBoost untuk performa yang lebih baik dalam lingkungan open-source.
Bagi para gamer Linux, CachyOS terus memperkuat ekosistem Proton-nya. Rilis ini memperkenalkan dukungan untuk DXVK-GPLAsync sebagai alternatif lapisan kompatibilitas Vulkan, yang dapat diaktifkan melalui variabel lingkungan PROTON_DXVK_GPLASYNC=1. Selain itu, shader cache kini dikonfigurasi secara per-games dengan batas yang lebih besar, terutama untuk pengguna GPU NVIDIA, guna mengurangi frekuensi rekompilasi shader. Fitur FSR3 dan XeSS juga ditingkatkan, sementara lapisan AMD Anti-Lag dinonaktifkan sementara saat menggunakan PROTON_FSR4_UPGRADE karena isu stabilitas.
Antarmuka pengguna juga mendapat sentuhan penyempurnaan. Aplikasi CachyOS-Hello kini tidak lagi memiliki instalator paket internal; sebagai gantinya, tombol “Install Apps” akan membuka jendela CachyOS PackageInstaller yang lebih lengkap. Fungsionalitas CLI juga ditambahkan untuk memungkinkan operasi non-GUI. Sementara itu, di latar belakang, kompresi ulang halaman tak terkompresi pada ZRAM telah dinonaktifkan karena tidak memberikan peningkatan performa nyata.
Secara teknis, ISO CachyOS November 2025 dibangun di atas kernel Linux LTS 6.12.58, serta menampilkan KDE Plasma 6.5.3, KDE Frameworks 6.20, dan KDE Gear 25.08.3 sebagai lingkungan desktop bawaan dalam sesi live-nya.
Bagi pengguna yang sudah menjalankan CachyOS, pembaruan dapat dilakukan melalui perintah sudo pacman -Syu. Namun, perlu diperhatikan bahwa paket steam-native-runtime kini telah ditinggalkan, dan pengguna disarankan untuk mengikuti panduan migrasi resmi dari tim CachyOS.
ISO edisi Desktop dan Handheld CachyOS November 2025 sudah tersedia untuk diunduh melalui berbagai mirror global, termasuk di Eropa, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia.
Sumber: